Maia Estianty Beri Kritik Tajam untuk Whitney Julinetha

Kompas.com - 23/01/2018, 09:03 WIB
Kontestan Whitney Julinetha tampil dalam babak top 15 Indonesian Idol 2018 atau Season 9 di Studio 11 MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (22/1/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGKontestan Whitney Julinetha tampil dalam babak top 15 Indonesian Idol 2018 atau Season 9 di Studio 11 MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (22/1/2018).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kontestan Indonesian Idol 2018 atau Season 9 Whitney Julinetha, yang membawakan "Jangan Hilangkan Dia", lagu yang pernah dipopulerkan oleh Rossa, dikritik tajam oleh Maia Estianty, salah satu juri lomba nyanyi di layar kaca tersebut.

Whitney dinilai oleh Maia tidak menjiwai lagu yang dilantunkannya itu.

"Kamu nyanyi malam ini tidak mencerminkan lagu ini. Kamu heartless, tidak menggunakan hati," ujar Maia dalam penjurian top 15 di Studio 11, MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (22/1/2018).

"Kamu seharusnya bayangkan. Punya pasangan, belum? Pantes. Kalau ini tentang pasangan, seharusnya kamu bayangkan pernah kehilangan ayah ibu," sambung Maia.

"Tadi nada ada yang enggak nyampai juga," imbuh Maia.

Baca juga: Maia Estianty Cari Penyanyi yang Punya Tiga Kriteria Ini

Penilaian Maia dipertanyakan oleh pembawa acara, Daniel Mananta.

"Kenapa sih Bunda Maia galak banget malam ini," celetuk Daniel.

Baca juga: Maia Estianty Sering Mengalah dari Juri Indonesian Idol yang Lain

Hal serupa juga diungkapkan oleh juri lainnya, vokalis band GIGI, Armand Maulana. Menurut Armand, Whitney menyanyi tanpa rasa.

"Saya setuju dengan Bunda Maia. Rasa sangat penting," ujar Armand.

Baca juga: Penampilan Swag Ayu Tuai Pujian dari Dewan Juri Indonesian Idol

Vokalis Ari Lasso, yang juga juri, berpendapat bahwa ia, Maia Estianty, Armand Maulana, Judika, dan Bunga Citra Lestari selaku dewan juri sebenarnya mengharapkan kualitas tinggi para peserta top 15 Indonesian Idol 2018.

"Mungkin gini ekspektasi kami ini, top 15 semua sudah teruji, ekspektasi kami tinggi. Kami ingin beri komentar yang jujur. Kami pengin Indonesian Idol ini jadi ajang yang ciptakan idola," tutur Ari.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X