Kiat Lancar Kuliah di Luar Negeri ala Tasya Kamila

Kompas.com - 04/06/2018, 16:20 WIB
Tasya Kamila saat ditemui di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGTasya Kamila saat ditemui di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tasya Kamila yang baru saja meraih gelar Master of Public Administration berbagi kiat agar lancar berkuliah di luar negeri. Tasya sebelumnya diketahui menempuh pendidikan S2 di Columbia University, New York, AS.

"Yang penting enjoy aja selama kuliah, jangan sampai dibawa stres," kata mantan penyanyi cilik itu saat ditemui di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018).

Tasya mengatakan, banyak temannya di sana yang terlalu memikirkan hal-hal kecil yang belum tentu terjadi. Entah itu soal tugas, ujian, atau persaingan nilai dengan mahasiswa lain. Sehingga pada akhirnya mereka tertekan sendiri.

"Banyak temanku yang (kuliahnya) dibawa stres jadi depresi, jadi enggak bagus juga kan," ucap Tasya.

Tasya yang dikenal namanya berkat lagu "Anak Gembala" punya cara untuk mengurangi beban pikiran karena tugas yang banyak, yakni dengan bersosialisasi. Satu hal lagi, meski banyak tugas kuliah, lanjut Tasya, jangan sampai lupa luangkan waktu untuk istirahat.

Baca juga: Lulus S2, Tasya Kamila Tak Mau Bahas soal Menikah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"If you want to talk to someone, talk to someone. Dibuat balance aja, dinikmati aja. Tetap bersosialisasi dan beristirahat," ujarnya.

Tasya mengatakan, memang tak mudah pada awalnya ketika menjalani kuliah di negeri orang yang berbeda budaya. Namun, dengan pikiran yang santai, dia akhirnya bisa mengikuti ritme perkuliahan di sana dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

"Steping out of convert zone, keluar dari zona nyaman kita. Aku juga pertama kalinya tinggal di luar negeri dan pertama kalinya sekolah di luar negeri," katanya.

"Terus skolah di salah satu sekolah bergengsi yang mahasiswa-mahasiswanya pinter dan mereka tuh ambisius banget, standarnya tinggi. Tapi di situ challenge-nya, bagaimana kita bisa beradaptasi dan mengetahui seberapa jauh sih limit kita," ucap Tasya lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.