Hannah Al Rashid: Paling Menyedihkan, Orang Malah Salahkan Via Vallen

Kompas.com - 06/06/2018, 15:04 WIB

Budaya diam

Lanjut Hannah, sebenarnya tak bisa juga sepenuhnya menyalahkan netizen yang bereaksi seperti itu. Sebab, Indonesia memang punya budaya untuk tidak membicarakan dan mengungkapkan hal ysng dianggap tabu. Salah satunya soal pelecehan.

"Netizen yang mengungkapkan itu berasal dari budaya kita. Kalau ada sesuatu yang terjadi diam aja. Ya pantas aja sih kalau masalah pelecehan dan kekerasan segitu besar di negara ini karena budaya yang menyuruh orang untuk diam dan menerima," katanya.

Penyanyi dangdut Via Vallen mengungkap pelecehan yang dilakukan seorang pria yang disebutnya pemain sepak bola di Indonesia.Instagram/Via Vallen Penyanyi dangdut Via Vallen mengungkap pelecehan yang dilakukan seorang pria yang disebutnya pemain sepak bola di Indonesia.
Namun, kata Hannah, itulah yang harus diubah sekarang. Saatnya para korban berani berbicara, seperti yang dilakukan Via Vallen.

Baca juga: Spanduk Save Via Vallen Muncul di Laga Persib Vs PSMS

"Seharusnya kita edukasi orang soal pelecehan dan mendorong korban untuk speak up. Kalau kita terus pasif, kita diam, orang itu akan terus melakukan itu. Jadi kan betapa penting untuk kita bilang "eh itu enggak baik, itu adalah pelecehan, lu enggak berhak mengomentari atau memegang bagian tubuh saya"," ujar Hannah.

"Satu dari tiga perempuan Indonesia mengalami kekerasan, itu bukan statistik yang kecil loh. Jadi kita harus talk about it. Enggak boleh lagi kita anggap ini tabu," sambungnya.

Via mengungkap dugaan pelecehan verbal itu melalui fitur Insta Story di akun Instagram-nya, @viavallen, Selasa (5/6/2018).

Dalam foto dari bidik layar (screenshot), tampak pesan yang dikirim melalui direct message (DM) Instagram tersebut.

"I want u sign for me in my bedroom, wearing sexy clothes," tulis pengirim pesan tersebut.

Baca juga: Via Vallen Di-bully Warganet, Ernest Prakasa dan Arie Kriting Membela

Via menulis bahwa ia tidak mengenal pria yang mengirim pesan bernada melecehkan itu. Namun, ja menulis bahwa si pengirim adalah seorang pemain sepak bola yang terkenal di Indonesia.

Penyanyi lagu "Sayang" itu merasa sangat terhina dan menegaskan bahwa dia bukan perempuan murahan.

"As a singer i was being humiliated by a famous footbal player in my country right now. I'am not a kind that girl, dude!!!," tulis Via lagi.

Namun Via memilih menutupi nama dan foto profil dari pesepakbola yang telah mengirimkan pesan tak senonoh tersebut.

Kompas TV Penyanyi dangdut yang tengah naik daun dirangkul Gus Ipul untuk ikut mengampanyekan dirinya di Pilgub Jatim.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X