Amen, Wujud Rasa Syukur dan Optimistis Rich Brian

Kompas.com - 18/10/2018, 11:05 WIB
Rich Brian tampil di Bonnaroo Music and Arts Festival di Manchester, Tennessee, Amerika Serikat, pada 10 Juni 2018. AMY HARRIS/INVISION/APRich Brian tampil di Bonnaroo Music and Arts Festival di Manchester, Tennessee, Amerika Serikat, pada 10 Juni 2018.

KOMPAS.com -- Setelah pindah ke Amerika Serikat, Rich Brian akhirnya melahirkan album perdananya bertajuk Amen pada 2 Februari 2018 di bawah label 88rising dan Empire.

Dalam video wawancara dengan Genius untuk episode "Verified" yang diunggah di YouTube, Brian mengungkap makna judul "Amen".

"Saya sering mengucapkan kata 'amin'," katanya seperti dikutip Kompas.com, Kamis (8/2/2018).

Brian memberi contoh, saat ia dan sang manajer Sean mengobrol atau siapa pun yang mengomentari musiknya lalu melontarkan prediksi positif, Brian akan mengucap "Amin".

Baca juga: Mengenal Rich Brian, Rapper Indonesia Pencetak Sejarah di AS

"Ketika saya dan Sean berbicara atau siapa saja mereka, (mereka bilang) 'ini akan berjalan dengan baik. Atau kami senang dengan lagunya, ini akan meledak'. Saya suka (bilang) amin," ucap Brian.

Ia mengaku sebagai orang yang religius sekaligus optimis. Karena itulah, kata "amin" selalu otomatis terucap setiap kali ia mendengar seseorang berharap atau mengatakan hal yang baik.

"Saya orang yang cukup religius, tapi saya juga sangat optimis. Namun, pada saat yang sama, kita tidak akan pernah bisa terlalu yakin tentang sesuatu karena apa pun bisa terjadi. Dan saya merasa seperti itulah mengapa (album) ini disebut 'Amin," ujar Brian.

Baca juga: Rich Brian Ungkap Makna dari Judul Album Amen

Sampul album Amen dari rapper Indonesia, Rich Brian. (instagram Rich Brian) Sampul album Amen dari rapper Indonesia, Rich Brian. (instagram Rich Brian)
Produseri sendiri

Ada 14 lagu yang menghiasi album Amen, termasuk "Glow Like Dat", "Chaos", "See Me", serta "Amen", "Little Prince", "Arizona" , dan lainnya.

Belasan lagu itu merupakan hasil dari kombinasi synthetizer, drum elektronik, dan nada-nada minor, serta vokal Brian yang berat dengan ketukan yang meledak-ledak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X