Timo Tjahjanto: Perpisahan dengan Kimo Stamboel Berjalan Baik dan Sehat

Kompas.com - 04/01/2019, 15:56 WIB
Sutradara film The Night Comes For Us, Timo Tjahjanto, berpose di Pippo Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanSutradara film The Night Comes For Us, Timo Tjahjanto, berpose di Pippo Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama The Mo Brothers sudah melekat pada duo sutradara Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel.

The Mo Brother selama ini dikenal lewat film-film brutal mereka, di antaranya Rumah Dara (2010), Killers (2013), dan Headshoot (2016).

Namun pada 2018 lalu, mereka berdua memutuskan untuk mengambil jalan masing-masing tanpa label The Mo Brother lagi. Timo pun bercerita tentang "perpisahannya" dengan Kimo itu.

"Kalau sudah pacaran bosan, gimana?" ujar Timo bercanda saat berbincang dengan Kompas.com di sebuah tempat di Senayan City, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

"Ini perpisahan yang baik dan sehat. Karena gua juga melihatnya, semakin lu punya jam tayang sebagai sutradara, gua rasa, pemikiran lu mulai lama menjadi homogeneous. Dalam arti kata, visinya pure," sambung Timo.

Menurut Timo, semakin ke sini visi dan misi mereka dalam hal penggarapan film lama-lama semakin berbeda. Ia dan Kimo masing-masing mempunyai gaya dan pemikiran sendiri.

"Kimo selalu punya misi kayak di DreadOut gitu ya, dia tahu benar apa yang dimauin oleh remaja anak sekolahan. Gua sendiri otaknya enggak nyambung ke situ karena dunia gua sudah masuk ke The Night Comes for Us-lah," kata Timo.

"Jadi Kimo memang sudah bisa beradaptasi dengan dunia mainstream-lah ya. Sedangkan gua lebih punya visi bahwa selagi bisa bikin film lebih di dunia yang keras, gua pengin lebih ke situ," kata dia lagi.

Headshot adalah film terakhir Kimo dan Timo berkolaborasi sebagai sutradara. Selepas itu, Kimo menyutradarai DreadOut yang diadaptasi dari game video populer.

Sedangkan Timo menyutradarai film Sebelum Iblis Menjemput, The Night Comes for Us, dan Si Buta dari Gua Hantu, sebuah film yang sedang digarapnya pada 2019 ini.

Baca juga: Timo Tjahjanto Isyaratkan Film Spin-off TNCFU untuk Julie Estelle



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X