Selain itu, Robby juga pernah membintangi beberapa film, seperti Ca Bau Kan (2002), Gie (2005), dan Belahan Jiwa (2005).
Baca juga: Harry de Fretes: Robby Tumewu Teman Seperjuangan Membangun Lenong Rumpi
Sebagai aktor yang terkenal dalam dunia lenong, Robby pun sering muncul di televisi sampai adanya kabar ia jatuh sakit karena pecah pembuluh darah di otak pada 2010.
Hal itu membuat kondisi tubuh Robby menurun dari hari ke hari. Meskipun badannya lemah, tak mengindahkan Robby untuk berhenti berkarya.
Pada 2011, salah satu perancang busana ternama di Indonesia, Anne Avantie, menggelar mini show "Putri Tiong Hoa" yang menghadirkan 50 pelaku seni sebagai apresiasi dan dukungan moral untuk Robby Tumewu dalam Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) 2011.
Tak hanya mendapatkan hadiah dari Anne, pada JFFF 2011 juga dihadiri pihak Museum Rekor Indonesia (MURI). MURI memberikan rekor kepada Robby sebagai perancang busana yang menginspirasi dan aktif sebagai aktor film dan televisi.
Akan tetapi, dua tahun setelah itu, Robby kembali alami pendarahan di otak sebelah kanan dan kiri dan menyebabkannya tidak sadarkan diri selama beberapa hari.
Hingga enam tahun berjuang melawan penyakitnya, Robby tutup usia di 65 tahun. Beberapa rekan sesama pemain film maupun pemain lenong pun berduka atas kepergiannya.
Baca juga: Debby Sahertian Mengenang Robby Tumewu
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.