Daramuda Project "Dijodohkan" Lewat Gitar

Kompas.com - 02/04/2019, 10:56 WIB
Danilla Riyadi saat ditemui usai tampil di Konser Iwan Fals & Band di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (30/3/2019). KOMPAS.com/IRA GITADanilla Riyadi saat ditemui usai tampil di Konser Iwan Fals & Band di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (30/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Danilla Riyadi menjelaskan asal mula terbentuknya grup musik Daramuda Project yang dia huni bersama Rara Sekar dan Sandrayati Fay.

Menurut pelantun "Senja di Ambang Pilu" ini, semuanya bermula saat mereka memiliki gitar dengan merek yang sama. Ketika itu, Danilla merasa dia, Rara, dan Sandra seperti dijodohkan.

"Kalau enggak salah dua tahun lalu. Itu sebenarnya berawal dari gitar yang dibuat handmade dari Bandung namanya Seko," kata Danilla saat ditemui di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, baru-baru ini.

"Dari situ kami kayak langsung dijodohin dan ternyata satu frekuensi, kami kalau sudah bareng, kami bikin lagu, ternyata satu frekuensi," sambungnya.

Baca juga: Danilla hingga Limp Bizkit, Sajian Hari Terakhir Soundrenaline 2018

Danilla mengaku, sebelumnya mereka tidak berada dalam satu lingkungan pertemanan yang sama.

"Kami saling tahu, tapi cuma memang langsung ketemu dan bikin lagu dua tahun lalu kurang lebih. Kami bukan teman satu geng gitu, tapi pas ketemu sudah satu frekuensi aja," ucap Danilla.

Daramuda Project telah meluncurkan mini album kompilasi mereka bertajuk Salam Kenal. Danilla menuturkan, selanjutnya mereka berencana kembali berkolaborasi.

"Cuma waktu itu kan masih album kompilasi yang kemarin. Untuk ke depannya sejujurnya kami belum ada bayangan bagaimana, tapi sejauh ini sih kami bersenang-senang dan banyakin liburan untuk banyakin karya," ujar Danilla.

"Kalau kemarin tuh menyelesaikan sisa-sisa lagu yang kami bikin kompilasi. Mungkin ke depannya akan ada kolaborasi yang kami harap bisa memuaskan diri kami sendiri sebetulnya ha ha ha," lanjutnya.

Baca juga: Dan Bandung, Nyanyian Danilla Riyadi untuk Dilan 1991



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X