4 Fakta Terkuak dari Kasus Jefri Nichol, Pemberi Ganja Seorang Dokter

Kompas.com - 02/08/2019, 07:17 WIB

2. HR dan AK Bukan Pengedar

Indra menegaskan bahwa kedua pelaku merupakan pemakai dan bukan pengedar. Robby mendapatkan ganja dari HR sedangkan HR mendapatkan ganja dari AK. Sementara ganja tersebut didapat daei seorang DPO berinisial D.

Baca juga: Fakta Terbaru Kasus Narkoba Jefri Nichol dan Robby Ertanto

"Pada intinya mereka berdua pengguna. Karena terjalin terus-menerus akhirnya RE kalau dapat barang dari HR, kemudian keterkaitan HR lagi kita mengungkap inisial AK," ujar Indra.

"AK yang mengantar barang tersebut kepada HR. AK dapat sumber dari inisial D yang masih DPO. RE mengirim uang ke HR, HR ngirim uang ke AK, AK ke inisial D," imbuhnya.

3. Tersangka Berprofesi sebagai Dokter dan Perancang Busana

Indra kemudian mengungkapkan identitas pelaku HR dan AK. Polisi menemukan barang bukti yaitu ganja saat menciduk HR dan AK di kediaman mereka masing-masing.

"HR profesinya seorang dokter. Dia sedang mengambil spesialis di Bandung. AK dia desainer pakaian. HR kita tangkap di Bandung, salah satu mess di Cipaganti. Di sana kita temukan barbuk ganja masih berupa batang dengan berat 106, 3 gr. Ditemukan di koper milik bersangkutan," jelas Indra.

Baca juga: Kuasa Hukum Jefri Nichol Ajukan Rehabilitasi

"Setelah itu kita tangkap inisial AK yang kita tangkap di Tangerang. Barbuk kita temukan 98 gram ganja, yang sudah siap pakai, sudah diolah," tambahnya.

Artis peran Jefri Nichol.Instagram/Jefri Nichol Artis peran Jefri Nichol.

4. Jefri Nichol Dapat Ganja dari Robby Ertanto

Indra menuturkan bahwa Jefri Nichol mendapatkan ganja dari Robby Ertanto, yang sebelumnya Robby terima dari kedua pelaku.

"JN kan makai (ganja) bersama-sama dengan RE karena selalu berhubungan dalam kerjaan, sehingga sudah sama-sama saling makai. Kemudian JN mendapatkan dari RE. RE dari HR. HR dari AK " tuturnya.

Baca juga: Jefri Nichol Terjerumus Ganja, Bagaimana Nasib Kontrak Kerjanya?

"Menurut pengakuan RE membeli ganja tersebut dengan transfer kemudian barang itu diantar, diberi kepada RE," lanjut Indra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.