Kabar Kriss Hatta, Surat Penangguhan Penahanan hingga Berharap Keringanan

Kompas.com - 15/08/2019, 10:36 WIB
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah masa penahanannya diperpanjang selama 40 hari. Kasus hukum Kriss Hatta kini terus bergulir ke proses penyelidikan.

Pihak Kriss Hatta pun mengaku sudah melakukan beberapa langkah hukum agar kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Kriss bisa diringankan atau bahkan dicabut.

Berikut fakta perkembangan kasus hukumnya:

Surat perpanjangan masa penahanan

Polisi memperpanjang masa penahanan artis peran Kriss Hatta menjadi 40 hari pada Senin (12/8/2019). 

Tersangka kasus penganiayaan itu mulai ditahan pada 26 Juli 2019 lalu. Kuasa hukum Kriss, Syuratman Usman, mengatakan hingga Selasa (13/8/2019), pihaknya belum menerima surat perpanjangan penahanan.

"Tapi yang sekarang ini saya sebagai kuasa hukum dan keluarga belum dapat surat perpanjangan masa penahanan Kriss," ucap Usman kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (13/8/2019) malam. 

Ragukan perpanjangan masa penahanan

Usman mengatakan pihaknya masih meragukan perpanjangan masa penahanan kliennya.

"Makanya saya masih bingung diperpanjang atau tidak, kalau tak diperpanjang ya sudah keluar harusnya karena sudah 20 hari kan," ucapnya.

Usman juga mengaku heran mengapa surat perpanjangan tersebut belum juga sampai ke tangannya.

Permohonan penangguhan penahanan

Kuasa hukum Kriss, Syuratman Usman, pihaknya sudah menyerahkan surat permohonan penangguhan penahanan kepada polisi.

Usman mengaku sudah menyerahkan surat itu jauh-jauh hari, bahkan satu hari setelah kliennya ditahan polisi.

Sebelumnya, Kanit IV Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard Mahenu menyebut, Kriss belum bisa bebas lantaran belum ada surat permohonan penangguhan penahanan.

Berharap keringanan

Kriss berharap kasus hukumnya mendapat keringanan meskipun masuk dalam kategori delik murni.

Menurut Usman, status kategori delik murni dalam kasus dugaan penganiayaan oleh Kriss bisa saja dicabut bila pejabat terkait melakukan diskresi.

Ia pun berharap ada restorative justice atau keadilan restoratif.

Baca juga: Proses Hukum Berlanjut, Kriss Hatta Berharap Ada Keringanan

 

Sebelumnya pihak Kriss Hatta yang diwakili oleh ibu kandungnya dan Antony sepakat melakukan perdamaian di Hotel Borobudur, kemarin.

Pada saat perdamaian tersebut Antony memeluk ibu Kriss Hatta sebagai bentuk damai mereka.

Itikad baik itu pun berlanjut, pada Kamis (8/8/2019), dengan kedua belah pihak saling mencabut laporan di Subdit Resmob Polda Metro Jaya.

Baca juga: Kuasa Hukum Kriss Hatta Bantah Belum Serahkan Surat untuk Penangguhan Penahanan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.