Lama Tak Tampil di Layar Kaca, Apa Kabar Band Vierra?

Kompas.com - 10/10/2019, 13:52 WIB
Vierratale dalam konferensi pers soal kasus mantan manajernya di Central Park, Jakarta Barat, Senin (24/7/2017) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGVierratale dalam konferensi pers soal kasus mantan manajernya di Central Park, Jakarta Barat, Senin (24/7/2017) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Band Vierra atau yang kini berubah nama menjadi Vierratale menjadi band pendatang baru yang namanya langsung melejit pada 2008.

Saat kali pertama muncul, Vierra beranggotakan empat orang. Mereka adalah Kevin Aprilio di posisi keyboard, Widy Soediro Nichlany mengisi vokal, Raka Cyril Damar sebagai gitaris, dan Satryanda Wijanarko atau Tryan di posisi drum.

Nama Vierra sendiri diusulkan oleh Tryan yang berarti 'empat'.

Sebagai singel pertama, Vierra merilis lagu berjudul "Dengarkan Curhatku" pada Maret 2009.

Lagu ini mendadak booming dan menduduki peringkat atas di tangga musik Indonesia.

Baca juga: Widy Vierratale Ungkap Alasan Mengapa Masih Betah Sendiri

Karena lagu itu, Vierra kerap diundang tampil di beragam acara musik di stasiun-stasiun televisi Indonesia.

Namun, lambat laun Vierra semakin jarang tampil di layar kaca.

Apalagi setelah hengkangnya Tryan pada 2013 sehingga membuat Vierra berganti nama menjadi Vierratale.

Lalu bagaimana kabar Vierra sekarang?

Dalam sebuah video yang diunggah dalam kanal YouTube Rian Ekky Pradipta pada 2 Oktober lalu, Widy membeberkan kondisi bandnya saat ini.

Baca juga: Widy Vierratale Ungkap Alasan Mengapa Masih Betah Sendiri

"Vierra fine. Kemarin manggung dari luar kota terus sih pokoknya every weekend ya kayak kita di Musika aja. Masih aktif alhamdullilah," ujar Widy dalam video tersebut seperti dikutip Kompas.com, Kamis (10/10/2019).

Meski demikian, Widy tak memungkiri adanya perubahan yang terjadi di dalam tubuh Vierra.

Masing-masing personel kini memiliki fokus di bidang lain.

"Cuma Kevin kadang ikut kadang enggak. Soalnya kan dia ngurus yang, kan kalian tahu yang masalahnya dia kan," kata Widy.

"Kan dia yang ada utang itu dia udah cerita ke semua orang kan. Itu udah beres katanya, tapi kan dia masih ngurusin bisnisnya karena kalau dia enggak muncul enggak jalan. Jadi harus tampil juga di bisnisnya itu," paparnya.

Baca juga: Bantah Vakum, Widy Sebut Personel Vierratale Sibuk Urusan Masing-masing

Widy pun merasa ketiga personel Vierra saat ini tak lagi memiliki passion di bidang musik.

"Misalnya nih aku. Aku kira aku kepengin ngeband kan. Tapi kan sukanya aku yang screamo, teriak-teriak dan you know bukan yang nyanyi ha ha ha begitu," kata Widy.

Widy melanjutkan, komunikasi antar personel Vierra juga tak begitu baik.

Ia bahkan merasa tak memiliki chemistry dengan personel Vierra lainnya.

Hal itulah yang menyebabkan hubungan pertemanan para personel tak harmonis.

Baca juga: Widy Vierratale Ngaku Telat Dibayar dan Karier Solonya Dihambat, Kevin Aprilio Beri Klarifikasi

Widy melanjutkan, Vierra juga sudah jarang melakukan sesi evaluasi.

"Enggak, enggak pernah (evaluasi) karena enggak ada yang bisa komunikasi. Dan anak Vierra enggak ada yang suka dikritik. Kita anak-anak muda yang you know ngerti kan," ucap Widy.

"Jadi di rumah berantakan, di Vierra-nya berantakan, akunya berantakan, sesama Vierra berantakan, di kerjaan berantakan begitu," imbuhnya..

Meski demikian, Widy mengaku selalu berusaha tampil profesional ketika sudah berada di atas panggung.

Ia berharap setiap penampilannya di atas panggung tak membuat kecewa para penontonnya.

Baca juga: Kevin Aprilio: Aku Enggak Senang Berantem dengan Widy Vierratale



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X