Jeremy Thomas dan Kasus Sengketa Vila di Bali

Kompas.com - 11/10/2019, 05:21 WIB
Jeremy Thomas berpose usai wawancara promosi film Sabrina di Menara Kompas, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (09/5/2018). Film garapan rumah produksi Hitmaker Studios yang bergenre horor tersebut mulai diputar pada 12 Juli 2018. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIJeremy Thomas berpose usai wawancara promosi film Sabrina di Menara Kompas, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (09/5/2018). Film garapan rumah produksi Hitmaker Studios yang bergenre horor tersebut mulai diputar pada 12 Juli 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah lebih dari dua tahun tanpa kabar, kasus sengketa lahan dan bangunan vila di Bali yang melibatkan artis peran Jeremy Thomas memasuki babak baru.

Pada Kamis (10/10/2019), Jeremy sedianya diperiksa di Polda Metro Jaya. Namun ia berhalangan hadir.

Sebenarnya bagaimana kasus itu bermula?

Dilaporkan

Kasus tersebut berawal dari sengketa lahan dan bangunan vila di Ubud, Bali, pada 2013 antara Jeremy dan Patrick Alexander Morris yang merupakan warga negara Australia.

Patrick melaporkan Jeremy ke Polda Bali. Ia mengaku mengalami kerugian Rp 16 miliar dari kasus pengalihan aset vila tersebut.

Sementara berdasarkan pengakuan Jeremy, ia telah membeli vila di Ubud, Bali, yang tadinya dimiliki oleh Patrick. Pembelian tersebut disertai dengan surat perjanjian yang dibuat oleh keduanya di Jakarta.

Suatu ketika, Patrick masih mengaku bahwa vila tersebut miliknya. Jeremy menganggap hal itu adalah tindak penyerobotan. Berkaitan dengan hal ini, Jeremy juga sudah melapor ke Polres Gianyar, Bali.

Baca juga: Berseteru dengan Warga Australia, Jeremy Thomas Datangi Polda Metro Jaya

Ditetapkan tersangka

Pada 5 April 2016, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Wiyanto menyampaikan Jeremy menjadi tersangka dalam kasus vila di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

"Benar, dia (Jeremy Thomas) sudah ditetapkan menjadi tersangka. Sudah dilakukan pemeriksaan," kata Hery Wiyanto di Denpasar, Bali.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X