Najwa Shihab dan Buku-buku Kartini - Kompas.com

Najwa Shihab dan Buku-buku Kartini

Ira Gita Natalia Sembiring
Kompas.com - 21/04/2017, 08:00 WIB
KOMPAS.com/NAJWA SHIHAB Presenter Najwa Shihab diabadikan saat ditemui pada acara Panggung Para Perempuan Kartini, di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Selasa (11/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembawa acara Najwa Shihab menjadi salah satu perempuan yang membacakan surat-surat Kartini dalam pergelaran Panggung Para Perempuan Kartini di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Selasa (11/3/2017).

"Surat 1902, dikirimkan untuk Stela, sahabat penanya ( Kartini). Di situ menceritakan tentang kekecewaannya karena tidak jadi pergi ke Belanda, padahal Stela sudah susah payah mencarikan beasiswa untuk Kartini," ungkap Najwa menjelaskan surat yang dibacakannya.

Najwa mengaku telah belajar tentang Kartini sejak lama, dengan membaca buku-buku serta artikel tentang tokoh emansipasi wanita Indonesia itu.

"Sebelumnya saya merasa di bulan April pasti ada banyak permintaan tentang Kartini, diskusi tentang Kartini, saya belajar Kartini sejak lama," jelasnya.

"Jadi, sebelum ada tawaran ini, memang dari dulu saya sudah sering baca buku tentang Kartini, seperti 'Habis Gelap Terbitlah Terang', ' Kartini Perempuan Modern', dan semua artikel Kartini," kantanya.

Selain Najwa, surat-surat Kartini juga dibacakan oleh permpuan dari berbagai profesi di antaranya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi dan deretan artis seperti Gita Gutawa, Dian Sastrowardoyo, Maudy Ayunda, Christine Hakim, Chelsea Islan dan masih banyak lagi.

Najwa yang dinobatkan menjadi Duta Baca Indonesia itu juga mengatakan bahwa Kartini merupakan Duta perempuan pertama yang mengajarkan pentingnya membaca kepada banyak orang.

"Menurut saya Kartini juga duta perempuan pertama di indonesia karena dia mengajarkan betapa pentinya membaca, jadi rasanya senang sekali," katanya.

PenulisIra Gita Natalia Sembiring
EditorIrfan Maullana
Komentar

Close Ads X