Jepang Gunakan Anime untuk Perekrutan Wajib Militer - Kompas.com

Jepang Gunakan Anime untuk Perekrutan Wajib Militer

Ati Kamil
Kompas.com - 10/09/2017, 11:08 WIB
Tatsuya ShibaDok Animenewsnetwork.com Tatsuya Shiba

TOKYO, KOMPAS.com -- Merekrut kaum muda untuk wajib militer merupakan tantangan di banyak negara dan, agaknya, tidak terkecuali Jepang.

Japan Self-Defense Forces (Pasukan Bela Diri Jepang) menggunakan karakter-karakter animasi atau anime untuk membantu perekrutan itu.

Poster Tokyo Provincial Cooperation Office dari JSDF untuk perekrutan 2017 menampilkan gambar Tatsuya Shiba, tokoh utama protagonis dalam seri web Jepang yang berjudul The Irregular at Magic High School.

Baca juga: Sherina Munaf Petik Pelajaran Hidup dari Film Animasi Jepang

Pada poster itu tulisan-tulisannya menggunakan aksara Jepang.

Tulisan hitam dengan huruf berukuran lebih kecil pada bagian kanan poster tersebut berbunyi, "Lindungi masa kini dan masa depan."

Tulisan hitam yang lebih besar pada bagian kiri poster itu merupakan pengumuman bahwa JSDF sedang mengadakan perekrutan.

Baca juga: Festival Animasi Asia C3AFA Akan Hadir Lagi di Jakarta Tahun Ini

Sejumlah warganet mengatakan bahwa penggunaan anime untuk rekrutmen wajib militer tidaklah pantas.  

Seorang pemberi tanggapan juga mengatakan bahwa gambar karakter-karakter anime dari seri novel Jepang Gate, yang digunakan untuk poster rekrutmen 2015-2016, lebih cocok karena anime itu memang menggambarkan JSDF dalam cerita utama seri novel tersebut.

Orang-orang juga memberi kritik poster perekrutan High School Fleet yang diproduksi oleh Kanagawa Provincial Cooperation Office dari JDSF.

Sejumlah orang yakin bahwa poster tersebut mendorong anak-anak untuk terlibat dalam militer.

Pada poster itu, para siswi SMA dari anime tersebut digambarkan sebagai pasukan angkatan laut yang semua anggotanya perempuan.

Baca juga: Kate Winslet Jadi Pengisi Suara Anime Mary and the Witchs Flower

Sebelumnya, JSDF cabang Prefektur Ibaraki telah menggunakan karakter-karakter anime.

Selain itu, Okayama Provincial Cooperation Office dari JSDF telah menggunakan karakter-karakter perempuan untuk publikasi perekrutan itu. Dilaporkan, jumlah peserta wajib militer itu naik 20 persen.

PenulisAti Kamil
EditorAti Kamil
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM