Alasan Payung Teduh Rilis Album Ruang Tunggu

Kompas.com - 19/12/2017, 17:45 WIB
Band Payung Teduh merilis album ketiga yang bertajuk Ruang Tunggu di Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANBand Payung Teduh merilis album ketiga yang bertajuk Ruang Tunggu di Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Band Payung Teduh mengungkapkan alasan, akhirnya merilis album bertajuk Ruang Tunggu.

Vokalis Mohammad Istiqamah Djamad atau Is mengungkapkan bahwa album itu tersebut dirilis atas permintaan para penggemar.

Apalagi, sudah lima tahun band yang berdiri sejak 2007 itu tak merilis album. Dua album Payung Teduh sebelumnya adalah Payung Teduh (2010) dan Dunia Batas (2012).

"(Alasan akhirnya rilis) karena banyak penggemar, orang-orang, berisik ke kami yang tungguin 'Album mana lagi?' Apakah setelah album keluar akan seberisik permintaanya?" kata Is dalam jumpa pers di Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).

[Baca juga : Payung Teduh Persembahkan Ruang Tunggu]

Is berharap album ketiganya bersama Payung Teduh bisa meledak seperti dua album sebelumnya.

Bagi Is, album ketiga yang materinya mulai digarap pada 2013 dan masuk dapur rekaman pada 2014 sangat sakral bagi Payung Teduh.

"Album ini yang paling sakral. Mulai dari materi lagu, aransemen, kami sudah merasa yang terbaik pada album ini. Kami ingin musik Payung Teduh lebih luas lagi," kata dia.

[Baca juga : Ini Rencana Payung Teduh Setelah Sang Vokalis Hengkang Nanti]



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X