Prilly Latuconsina Jalan-jalan di Taman yang Gelap di Bawah Gerimis

Kompas.com - 19/03/2018, 13:28 WIB
Prilly Latuconsina d(kiri) dan Risa Saraswati sedang memberi penjelasan tentang acara Alunan Misteri di Taman Maluku, Kota Bandung, Minggu (18/3/2018) malam, untuk menyambut rilis film horor Danur 2: Maddah. KOMPAS.com/AGIE PERMADIPrilly Latuconsina d(kiri) dan Risa Saraswati sedang memberi penjelasan tentang acara Alunan Misteri di Taman Maluku, Kota Bandung, Minggu (18/3/2018) malam, untuk menyambut rilis film horor Danur 2: Maddah.

 BANDUNG, KOMPAS.com -- Keberhasilan film horor Danur (2017) untuk membuat banyak orang menonton di gedung bioskop menjadikan pihak yang membuat film itu memproduksi sekuel film tersebut, Danur 2: Maddah, dengan sutradara yang sama, Awi Suryadi.

Menyambut Danur 2: Maddah akan dirilis pada 28 Maret 2018, pihak dua rumah produksi yang membuat film itu, MD Pictures bersama PicHouse Films, mengadakan acara Alunan Misteri di Taman Maluku, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (18/3/2018) malam.

Dalam acara tersbut dihadirkan Prilly Latuconsina, pemeran Risa Saraswati dalam film-film Danur dan Danu 2: Maddah, serta Risa Saraswati, penulis novel-novel seri Danur.

Baca juga: Trailer Danur 2: Maddah Suguhkan Teror Lebih Mencekam

Tur keliling taman
Dalam acara itu, di bawah gerimis yang membuat licin jalan di taman tersebut, Prilly Latuconsina mengajak para peliput untuk tur keliling Taman Maluku, yang merupakan salah satu taman tertua di Kota Bandung yang memiliki cerita makhluk halus.

Malam itu di Taman Maluku ada sedikit saja sumber cahaya, yaitu beberapa lilin menyala yang dipasang di beberapa tempat.

Prilly berjalan di depan sebagai pemandu yang menunjukkan bagian-bagian di taman tersebut yang dirasanya dihuni makhluk-makhluk halus yang sedang bermain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya, ayunan, jembatan, pohon besar, kolam, tempat duduk, dan patung HC Verbraak.

Prilly Latuconsina bercerita bahwa taman tersebut merupakan tempat bermain Peter, William, Hendrick, Hans, dan Janshen, lima hantu cilik dalam novel-novel seri Danur.

"Taman Maluku ini tempat bermain di zaman Peter, Wiliam, Hendrick, Hans, dan Janshen. Sampai sekarang pun, kalau mau main, mereka di sini," cerita Prilly.

Baca juga: Sutradara: Danur 2 Tampil Lebih Matang

Dalam tur itu, setiap peliput diberi setangkai bunga sedap malam. Menurut Prilly, wangi bunga tersebut bisa menetralkan bau danur (air yang keluar dari bangkai atau mayat yang sudah membusuk).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X