Lebih dari 107 Band Indie Bakal Meriahkan IIMF 2018

Kompas.com - 07/07/2018, 13:33 WIB
Suasana jumpa pers International Indie Music Festival di kantor Deteksi Production, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANASuasana jumpa pers International Indie Music Festival di kantor Deteksi Production, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - International Indie Music Festival (IIMF) 2018 akan melibatkan lebih dari 107 band,  yang berasal dari 30 negara.

Pesta musik indie yang dipromotori Deteksi Production itu akan berlangsung mulai 27 September - 7 oktober 2018, di Indonesian Convention Exebition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. 

"Semua band indie kami kurasi dengan sistem penilaian yang terukur,  dengam melibatkan tim kurator yang paham peta musik indie Indonesia dan dunia, " ujar Direktur Deteksi Production Harry Koko Santoso saat berbincang dengan Kompas.com di Jakarta, baru-baru ini. 

Sejumlah band indie terkemuka di Tanah Air seperti Payung Teduh,  Mocca,  hingga Bangku Taman dan puluhan lainnya, kata Koko, sudah terkonfirmasi akan memeriahkan IIMF ini.

Pendatang baru yang di antaranya ada Deanda dan Assalova dari Purwokerto juga dijadwal tampil dalam pergelaran yang berada di area Pekan Raya Indonesia (PRI) tersebut.

Baca juga: Kaka Slank Bangga Keponakannya Mau Berdiri Sendiri

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, dalam kesempatan yang sama vokalis grup band Andra & The Backbone Deddy Lisan bakal mengenalkan band side project yang dibentuknya, Ustadz Jamming.

Baca juga: Dari Kelompok Pengajian, Ustadz Jamming Menuju Panggung IIMF 2018

Harry Koko menambahkan, sejumlah band indie terpilih dari Indonesia, direncanakan akan berkolaborasi secara kreatif dengan sejumlah band indie dari luar negeri.  

"Harapannya,  mereka dapat sharing kreatifitas,  dengam menghasilkan sebuah single anyar yang genuine," kata Harry Koko. 

General manager PT Indonesia International Graha Deddy EF Andu yang menjadi penyelenggara kegiatan PRI mengatakan, IIMF 2018 tidak hanya akan menempatkan Indonesia dalam skema musik indie dunia. 

"Lebih dari itu,  tapi menjadi ajang merayakan musik yang berbicara dengan bahasa universalnya.  Meski yang hadir ratusan band, dari puluhan negara," katanya. 

Di tahun ke-3 penyelenggaraannya PRI menyediakan 10 hall dan satu convention. Dengan demikian Andu berharap PRI dapat menyedot satu juta penonton selama penyelenggaraan.  

"Kami ingin PRI menjadi pestanya rakyat Indonesia," kata Andu.

Baca juga: International Indie Music Festival Bakal Digelar Selama 11 Hari di PRI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.