Herjunot Ali: Saya Bekerja Ekstra Keras untuk Antologi Rasa

Kompas.com - 18/02/2019, 09:32 WIB
Herjunot Ali saat ditemui usai Meet and Great Film Antalogi Rasa di XXI Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019). KOMPAS.com/IRA GITAHerjunot Ali saat ditemui usai Meet and Great Film Antalogi Rasa di XXI Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Herjunot Ali mengungkapkan waktu shooting yang lama menjadi tantangan terbesarnya saat bermain dalam film drama romantis Antologi Rasa.

Hal itu diungkapkan Junot saat ditemui usai acara jumpa meet and greet film Antalogi Rasa di XXI Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

"Waktu shooting yang lama dan harus balik lagi ke Singapura untuk ambil scene F1-nya, jadi mau enggak mau sebenarnya. Sebelum shooting-nya wrap kita enggak bisa bilang itu wrap," kata Junot.

Junot mengaku dia harus bekerja ekstra untuk menjalani proses shooting selama hampir tiga bulan

"Total 2 hampir 3 bulan mungkin. Itu cukup lama untuk satu produksi film. (Biasanya) paling lama sebulan-lah ini kan bisa sampai 2-3 (bulan), jadi memang harus ekstra kerja keras," imbuhnya.

Antologi Rasa adalah sebuah film yang diadaptasi dari novel karya penulis Ika Natassa dengan judul yang sama.

Disutradarai ileh Rizal Mantovani, film yang sudah tayang pada 14 Februari 2019 itu turut dibintangi oleh Refal Hady dan pemain pendatang baru Carissa Perusset.

Baca juga: Ketika Herjunot Ali dan Refal Hady Memuji Akting Carissa Perusset



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X