Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi: Ada Potensi Tersangka dalam Kasus Video "Ikan Asin" Galih Ginanjar

Kompas.com - 10/07/2019, 16:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan bahwa ketiga terlapor kasus video "ikan asin" yang dilaporkan oleh artis peran Fairuz A Rafiq berpotensi menjadi tersangka.

"Ada potensi tersangka, ada," kata Argo di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Rabu (10/7/2019).

Ketiga terlapor adalah mantan suami Fairuz, Galih Ginanjar, yang mengucapkan kata-kata yang dianggap tidak senonoh dalam konten vlog.

Selain itu, dua pasangan suami-istri Pablo Benua dan Rey Utami yang mengunggah konten tersebut pada kanal YouTube mereka.

Sebelumnya, Galih telah diperiksa sebagai terlapor. Rabu ini, Pablo dan Rey menjalani pemeriksaan oleh penyidik kepolisian. Selain itu, ada istri Galih, Barbie Kumalasari, yang berada di lokasi saat perekaman konten tersebut.

Argo menambahkan, penyidik akan mengolah kembali setelah tiga terlapor dan saksi diperiksa.

Baca juga: Besok, Barbie Kumalasari Istri Galih Ginanjar Diperiksa Polisi soal Kasus Ikan Asin

"Siapakah yang lakukan wawancara? Siapa pelaku perekaman? Kalau manajemen yang mengatur, nanti akan kami tanya. Apa peran Rey? Apa peran Pablo? Apa peran Galih?" kata Argo.

"Setelah penyidik mendapatkan keterangan semua (dari terlapor dan saksi), penyidik akan memeriksa ahli. Mungkin nanti akan dilakukan tindak perkara," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Fairuz A Rafiq melaporkan Galih, Rey, dan Pablo dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui media sosial. 

Laporan tersebut dibuat lantaran Galih melontarkan pernyataan bernada negatif terkait organ intim mantan istrinya tersebut. Pernyataan tersebut telah melecehkan Fairuz sebagai perempuan.

Baca juga: Periksa Barbie Kumalasari, Polisi Putar Video Ikan Asin Galih Ginanjar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+