Kini Dipuji, Joaquin Phoenix Akui Ragu dan Takut Perankan Joker

Kompas.com - 02/09/2019, 14:28 WIB
Aktor Joaquin Phoenix (kiri) dan sutradara Todd Phillips menghadiri pemutaran film Joker di Venice Film Festival ke-76 yang diselenggarakan di Venice Lido, Italia, Sabtu (31/8/2019). AFP/ALBERTO PIZZOLIAktor Joaquin Phoenix (kiri) dan sutradara Todd Phillips menghadiri pemutaran film Joker di Venice Film Festival ke-76 yang diselenggarakan di Venice Lido, Italia, Sabtu (31/8/2019).
Editor Kistyarini

KOMPAS.com - Joaquin Phoenix dikenal sebagai aktor suka pilih-pilih sutradara dan peran. Dia tidak gampang tergoda bermain di film yang diprediksi sukses di pasaran.

Karena itu bukan hal mudah baginya untuk mengiyakan tawaran bermain sebagai Joker dalam garapan Todd Phillips.

"Cukup lama saya menimbang-nimbang untuk menerimanya," kata Phoenix dalam wawancara dengan majalah Total Film beberapa waktu lalu.

Sekarang ia mengaku tidak tahu mengapa ketika itu ragu-ragu bermain dalam film Joker.

Ia mengakui bahwa ada rasa khawatir dan takut memerankan karakter yang ikonik, baik di komik maupun di layar lebar.

"Tetapi saya selalu bilang ada rasa takut yang memotivasi, ada juga ketakutan yang melemahkan," ucap aktor berusia 44 tahun tersebut.

Ia mengatakan ada rasa takut yang membuat seseorang tidak berani melangkah.

Sebaliknya ada rasa takut yang memacu seseorang untuk berpikir dan akan terus mencari jawaban.

"Saya suka ketakutan semacam itu. Itu membimbing kita dan membuat kita bekerja lebih keras," kata aktor tiga kali masuk nominasi Oscar untuk bidang akting tersebut.

Satu hal lain yang membuat Joaquin Phoenix ragu menerima Joker adalah penggambaran tokoh komik, baik superhero maupun villain, dalam film.

Poster film Joker yang dibintangi Joaquin Phoenix.Warner Bros Poster film Joker yang dibintangi Joaquin Phoenix.
"Menurut saya, dalam banyak film sosok-sosok itu disederhanakan sehingga penonton merasa sangat jauh dengan sosok itu," papar Phoenix.

Ïtu yang terjadi di kehidupan nyata, di mana orang dengan mudah mencap seseorang sebagai jahat dan mengatakan kita tidak seperti itu," lanjut bintang film Gladiator tersebut.

Baca juga: Banjir Ulasan Positif, Film Joker Dapat Skor Tinggi di Rotten Tomatoes

Sutradara dan penulis skenario Todd Phillips menjelaskan film itu menghindari penggambaran tokoh komik seperti yang biasa dilakukan.

Itulah yang membuat seorang Joaquin Phoenix akhir menyerah dan menerima tawaran itu.

"Kami menulis skenario itu untuk Joaquin. Sungguh. Dan dia tahu itu," kata Phillips.
Ia menambahkan sejak awal ia dan Scott Silver membayangkan karakter Joker itu untuk Phoenix.

Baca juga: Trailer Pertama Dirilis, Joker dan Joaquin Phoenix Dipuji

"Tujuannya bukan membawa Joaquin Phoenix ke jagat film komik, melainkan mengenalkan film komik ke jagat Joaquin Phoenix," ujar Todd Phillips.

Film Joker diputar perdana di Venice Film Festival pada Sabtu (31/8/2019). Film itu mendapat sambutan meriah, penonton bahkan memberi standing ovation selama sekitar 8 menit setelah film usai.

Ketika nama Phoenix muncul bagian akhir, seruan "Bravo!" terdengar dari seluruh penjuru teater.

Baca juga: Heath Ledger hingga Joaquin Phoenix, Ini Penampilan 5 Aktor sebagai Joker

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Collider
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X