Simak Keseruan Indonesian Comic Con 2019 Hari Pertama

Kompas.com - 13/10/2019, 11:30 WIB
Pengunjung berkostum karakter The Flash pada Indonesia Comic Con 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10/2019). Pameran budaya pop yang menjadi ajang berkumpulnya para penggemar komik, film, gim dan mainan itu berlangsung hingga Minggu (13/10). 
 ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAPengunjung berkostum karakter The Flash pada Indonesia Comic Con 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10/2019). Pameran budaya pop yang menjadi ajang berkumpulnya para penggemar komik, film, gim dan mainan itu berlangsung hingga Minggu (13/10).

KOMPAS.com - Festival budaya pop Indonesia Comic Con kembali digelar. Festival tahunan ini berlangsung di Hall A & Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, mulai Sabtu (12/10/2019).

Acara yang menampilkan beragam keseruan itu dimulai sejak pukul 10.00 hingga 21.00 WIB yang bakal menyuguhkan berbagai program menarik untuk para pencinta budaya populer di Tanah Air.

Generasi 90-an dan pencinta serial televisi Power Rangers bisa bernostalgia bersama pemeran Ranger Merah Austin St John.

Salah satu pemeran dari serial Marvel DareDevil dan The Punishers, Deborah Ann Woll, juga turut meramaikan salah satu acara pop culture di Jakarta ini.

Tak hanya itu, bakal hadir pula booth Terminator dari 20th Century Fox dan juga Jumanji dari Sony Pictures Indonesia.

Lalu komunitas cosplay dan para cosplayer, ada 12 cosplayer yang siap berbagi informasi dan menunjukan karya mereka di cosplay zone.

Adapun harga tiketnya berkisar dari Rp 125.000 hingga Rp 1.200.000 san hanya dapat dibeli melalui https://shopee.co.id/m/shopee-comic-con-2019.

Simak keseruan hari pertama yang digelar ICC yang digelar pada Sabtu (12/10/2019).

Balpil dan Bhinnekaz versi Bahasa Inggris

Project Director Balpil dan Bhinnekaz, Holip Soekawan memperkenalkan komik Baplil dan Bhinnekaz versi bahasa Inggris dengan judul Balpil & The Bhinnekaz Warriors.

"Dengan me-release komik dan lagu dalam bahasa Inggris, sebagai upaya satu lagi IP (intellectual property) Indonesia yang mencoba go international,” kata Holip Soekawan saat ditemui di Indonesian Comic Con, JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu malam.

Baca juga: Pengalaman Pertama, Olivia Jensen Antusias Isi Suara Animasi Balpil dan Bhinnekaz

Konsep dan karakter yang sangat menggambarkan keberagamaan Indonesia diharapkan mampu memberikan pemahaman kebhinekaan yang indah ke kancah internasional.

Komik Balpil dan Bhinnekaz versi bahasa Inggris bisa dibaca di Webtoon dengan judul Balpil & The Bhinnekaz Warriors.

Balpil dan Bhinnekaz sendiri akan diadaptasi menjadi serial animasi di awal tahun depan.

Olivia Jensen akan mengisi suara sebagai Ling Ling yang bisa berubah sebagai robot berkekuatan ikan arwana, sedangkan Bisma Karisma akan mengisi suara untuk karakter Binsar yang berkekuatan harimau sumatera.

Baca juga: Komik Asli Indonesia, Balpil dan Bhinnekaz Hadir dalam Versi Bahasa Inggris

Rangers Merah

Aktor Austin St John merasa spesial saat para penggemar masih mengenang aktingnya sebagai Ranger Merah di Mighty Morphin Power Rangers meski sudah 25 tahun berlalu.

St John mengaku menjadi bagian sejarah dari Power Rangers adalah hal yang luar biasa.

Terlebih saat melihat para penggemarnya yang dulu masih kanak-kanak kini telah menjadi dewasa.

"Aku melihat kalian satu per satu dan orang-orang di luar sana tampak sebagai sosok manusia dewasa, tumbuh cepat, berusia 22 tahun. Aku melihat senyuman dan itu hal yang menarik membuatku sangat bahagia," kata dia.

Baca juga: Adhisty Zara Bakal Diskusi tentang Perempuan Jagoan di Shopee Comic Con Indonesia 2019

Karakter Ki Wilawuk

Karakter Ki Wilawuk ini menjadi satu-satunya musuh bebuyutan Gundala yang sangat mengerikan.

"Waktu itu, banyak sekali menyelesaikan semua karakter termasuk penjahat. Saya usul Pak Hasmi mau bikin karakter Ki Wilawuk. Itu karakter paling mengerikan di seri Gundala," ujar Fajar Sungging yang juga tim kreatif Bumilangit.

Kisah Ki Wilawuk sendiri hadir dalam bentuk komik berjudul Bangkitnya Ki Wilawuk.

Komik ini adalah karya terakhir Hasmi sebelum mengembuskan napas terakhirnya pada 6 November 2016.

Baca juga: Masih Diingat sebagai Ranger Merah, Austin St John: Luar Biasa!

Komik yang sebagian sudah jadi itu lantas dilanjutkan oleh Toto Winarno dan Fajar Sungging.

Fajar menjelaskan asal muasal tokoh Ki Wilawuk yang merupakan penjahat yang paling sulit dikalahkan oleh Gundala.

Gundala hanya bisa mengalahkan Ki Wilawuk setelah bekerja sama dengan tokoh yang lainnya.

"Tapi Gundala cerdas, bisa menyelesaikan perkara dengan Ki Wilawuk. Dia bekerja sama dengan tokoh lain yang memiliki kekuatan sama dengan Ki Wilawuk. Mau tahu bagaimana dia menyelesaikan perkara itu ada di komik," ujar Sungging.

Baca juga: Ki Wilawuk, Penjahat yang Paling Susah Dikalahkan Gundala



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X