Nadine Chandrawinata Jadi Influencer Pesawat R80

Kompas.com - 28/09/2017, 20:47 WIB
Nadine Chandrawinata berpose dalam konferensi pers di kediaman Habibie, di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017). Ia berpartisipasi sebagai influencer dalam program strategis nasional, yaitu program pesawat R80. KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanNadine Chandrawinata berpose dalam konferensi pers di kediaman Habibie, di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017). Ia berpartisipasi sebagai influencer dalam program strategis nasional, yaitu program pesawat R80.
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Nadine Chandrawinata menjadi influencer untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam sebuah program strategis nasional, yaitu program pesawat R80. Nadine pun melakukan penggalangan dana melalui situs Kitabisa.com.

Pesawat R80 besutan PT Regio Aviasi Industri (RAI) ini merupakan lanjutan pengembangan pesawat karya BJ Habibie yaitu N250, yang sempat terhenti.

"Kenapa saya berada di sini? Saya lihat Eyang sebagai anak bangsa yang sedang berjuang untuk bangsa," kata Nadine di kediaman Habibie, di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017).

"Saat ini, banyak juga anak muda yang memperjuangkan sesuatu. Kayak saya perjuangkan populasi lumba-lumba. Saya tahu Eyang Habibie memperjuangkan ini (pesawat R80) juga," sambung dia.

[Baca juga: Nadine Chandrawinata Kampanyekan #BebasButaHuruf]

Selain Nadine, beberapa artis yang terlibat adalah Andien Aisyah, Melanie Subono, para YouTubers, dan kalangan profesi lainnya.

Menurut Nadine, semua bentuk upaya yang positif terhadap bangsa mesti didukung. Sebagai kalangan selebritas, kata Nadine, ia ingin membantu merealisasikan program strategis nasional dengan cara yang bisa dilakukannya, yakni dengan mengumpulkan dana.

"Cara yang efektif adalah gotong royong, nanti di situ ada perubahan. Saya mensupport," kata dia.

"Saya juga pengguna pesawat karena saya suka travelling ke mana-mana. Saya akan bangga berulang-ulang menggunakan pesawat anak bangsa," sambung dia.

Sebelumnya, melalui laman Kitabisa.com, Regio Aviasi menuliskan, setelah puluhan tahun menunggu, Juni 2017 program R80 mendapatkan dukungan pemerintah dan dinyatakan sebagai program strategis nasional.

Penggalangan dana dilakukan, karena program ini membutuhkan biaya pembuatan prototype Pesawat R80 mencapai lebih dari Rp 200 miliar. Sedangkan, untuk keseluruhan biaya pengembangan usaha mencapai 1,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 20 triliun.

[Baca juga: Nadine Chandrawinata Dapati Kenyataan yang Mengusik]

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X