Kuasa Hukum: Roro Fitria Isap Sabu untuk Doping

Kompas.com - 21/02/2018, 22:34 WIB
Roro Fitria (berkostum oranye) dihadirkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkotika yang menjeratnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRoro Fitria (berkostum oranye) dihadirkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus narkotika yang menjeratnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kuasa hukum Roro Fitria (28), Nuning Tyas, mengungkapkan bahwa tujuan kliennya mengonsumsi sabu adalah untuk meningkatkan performa bekerja atau sebagai doping.

"Kalau Mbak Roro, pengakuannya yang disampaikan ke saya sebagai kuasa hukum itu sebagai semangat biar fresh kayak, istilahnya, doping," kata Nuning di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (21/2/2018) malam.

Nuning mengatakan pula bahwa jadwal padat sang model foto majalah dewasa menjadi salah satu pemicu kliennya itu membutuhkan doping.

"Karena Mbak Roro kan juga aktivitasnya lumayan padat, dari pagi sampai pagi," ucap Nuning.

Baca juga: Selama Setahun, Roro Fitria Selalu Tambah Dosis Sabunya

Roro Fitria mengenal barang haram itu, lanjut Nuning, kira-kira setahun yang lalu dalam sebuah pesta ulang tahun seorang temannya yang berprofesi sebagai artis. Setelah mencicipi, kliennya tersebut kemudian ketagihan dan merasa sabu itu bisa meningkatkan semangatnya dalam berkegiatan.

"Awalnya (kenal sabu dari) temen, pesta-pesta apa. Akhirnya, mungkin rasa enak, senang, semangat, kecanduan, make (pakai sabu) lagi. Tapi, kan enggak yang rutin. Sebulan sekali, dua bulan sekali, tiga bulan sekali," tutur Nuning.

Baca juga: Kata Kuasa Hukumnya, Roro Fitria Dikenalkan Sabu oleh Sesama Artis

Roro Fitria ditangkap polisi di kediamannya di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu minggu lalu (14/2/2018), ketika ia memesan sabu melalui seorang pria dengan nama berinisial WH (40).

Dari tangan Roro, polisi menyita satu unit telepon genggam sebagai alat komunikasi untuk memesan sabu kepada WH, satu buku tabungan, dan satu kartu ATM.

Sementara itu, dari WH disita barang bukti berupa sabu 2,4 gram yang akan dikirim ke Roro, satu ponsel, dan satu kartu ATM.

Sabu seberat 2,4 gram itu rencananya akan ia konsumsi pada 14 Februari 2018 malam, bertepatan dengan Hari Valentine.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.