Cerita Adly Fairuz Ditawari Dukun Politik untuk Jadi Anggota Dewan

Kompas.com - 26/01/2019, 10:18 WIB
Bintang sinetron Adly Fairuz KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINBintang sinetron Adly Fairuz


SEMARANG, KOMPAS.com - Artis peran Adly Fairuz mengaku pernah ditawari dukun politik agar dirinya terpilih menjadi anggota legislatif di Pileg 2019 ini. Bahkan, sang dukun rela mendatangi tempatnya menginap di Semarang.

Peristiwa itu terjadi belum lama ini. Seorang mengaku sebagai dukun politik mendatangi dan menawarkan bantuan. Sang dukun mengaku telah sukses membantu orang meraih jabatan yang diinginkan.

”Saya kalau caleg-caleg lain itu ndak tahu, tapi dukunnya sendiri sempat nawari saya," kata Adly, saat ditemui di Semarang, Jumat (25/1/2019) malam.

Pria yang kini berusia 31 tahun menjelaskan, dia berterima kasih karena sang dukun rela mendatangi tempatnya menginap. Kedatangan sang dukun dianggap sebagai bentuk ajang silaturahmi.

Namun demikian, Adly menolak bantuan yang disampaikan sang dukun.

Baca juga: Adly Fairuz Berharap Presiden Jokowi Jadi Saksi Pernikahannya

"Saya bilang jangan nawari saya, karena saya punya Tuhan. Tapi, komunikasi dengan siapa saja oke," tambahnya.

"Jadi dia datang ke hotel meginap saya. Dia nyamperin. Dia bilang pernah bantu ini dan itu," ucapnya lagi.

Mendengar itu, Adly mengaku tidak mau terbujuk rayuan dari sang dukun. Ia tidak percaya dengan apa yang disampaikan dukun politik jika ingin meraih dukungan di Pileg.

"Saya gak mau tahu mbah dukun itu mau bantu siapa, saya bilang yang penting bapak sehat, kedatangan saya anggap sebagai silaturahmi dan atensi untuk saya. Jadi dukun langsung menawar ke saya," ujar Adly. (K93-14)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X