Ulah Farhat Abbas yang Berujung Sel Tikus untuk Galih Ginanjar

Kompas.com - 07/08/2019, 09:26 WIB
Galih Ginanjar saat menjalani pemeriksaan di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Galih Ginanjar saat menjalani pemeriksaan di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

Barnabas mengatakan, pada 19 Juli 2019 Galih dan Pablo kedapatan membawa ponsel saat petugas rutan melakukan razia.

Atas perbuatan mereka, polisi kemudian menjebloskan keduanya ke dalam sel tikus, kamar tahanan yang diperuntukkan para pelanggar tata tertib.

Namun setelah sanksi pertama, Pablo dan Galih kedapatan membuat video dan foto dengan ponsel yang dibawa Farhat Abbas di area rutan. Hal itu membuat sanksi terhadap keduanya diperpanjang.

"Nah ketika di tengah-tengah sanksi itu kejadian Farhat itu. Lalu kami lanjutkan penahanan di sel tikus. Jadi seminggu plus seminggu. Jadi 14 hari dimasukkan sel tikus," lanjut Barnabas.

Tak boleh dijenguk

Galih Ginanjar dan Pablo Benua sempat tak boleh dijenguk selama seminggu karena telah melakukan pelanggaran tata tertib rutan.

"Saat itu keduanya harus menjalani sanksi mendekam di sel tikus selama tujuh hari dan tak boleh dijenguk," ujar Barnabas kepada Kompas.com, Selasa (6/8/2019).

"Jadi yang seminggu bawa HP itu enggak boleh dibesuk. Minggu kedua (boleh dibesuk) atas seizin pengawas, seizin kami, kalau urgent ya kami kasih izin. Hanya titip makanan saja begitu," lanjutnya.

Betah di sel tikus

Barnabas mengatakan, sebetulnya Galih yang merupakan suami Barbie Kumalasari, sudah diperbolehkan keluar karena masa sanksinya telah usai.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X