Ulah Farhat Abbas yang Berujung Sel Tikus untuk Galih Ginanjar

Kompas.com - 07/08/2019, 09:26 WIB
Galih Ginanjar saat menjalani pemeriksaan di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Galih Ginanjar saat menjalani pemeriksaan di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

"Tapi Galih ini masih di dalam sel tikus. Saya sudah suruh keluar tapi dia bilang 'Pak saya pilih di sini karena saya lebih khusyuk ibadahnya'. Lucu kan," ujar Barnabas.

Pihak Dit Tahti pun mengabulkan permintaan Galih tersebut. Sedangkan Pablo Benua yang juga sempat dijebloskan ke sel tikus lebih memilih kembali ke kamar tahanan bersama para tahanan lain.

Baca juga: Mengenal Sel Tikus, Tempat Galih Ginanjar dan Pablo Dihukum Gara-gara Farhat Abbas

Apa itu sel tikus?

Sel tikus merupakan sebuah ruangan yang paling ditakuti oleh setiap tahanan.

Bagaimana tidak, di dalam ruangan tersebut tahanan yang masih dikenakan asas praduga tak bersalah itu tak akan menerima hak-haknya secara utuh.

Pintu sel tikus akan selalu terkunci selama waktu yang telah ditentukan. Tahanan juga tak dapat menerima kunjungam keluarga untuk sementara waktu.

Galih Ginanjar melakukan beberapa kesalahan kategori berat sehingga dirinya harus dimasukkan ke dalam sel isolasi tersebut hingga dua kali.

Farhat Abbas kecewa

Farhat Abbas mengaku kecewa dengan keputusan polisi memindahkan Galih Ginanjar ke sel tikus di Rutan Polda Metro Jaya.

Ia tak habis pikir kliennya harus mendapatkan sanksi tersebut, mengingat video itu dibuat demi menyelesaikan kasus ikan asin dengan kekeluargaan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X