Kompas.com - 27/03/2017, 20:49 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakak penyanyi dangdut Ridho Rhoma, Vicky Zulfikar, mengakui bahwa keluarga bisa dibilang lengah hingga adiknya terjerumus ke dunia narkoba.

Bagaimana tidak, Ridho sudah dua tahun belakangan mengonsumsi barang haram itu, tetapi keluarganya tak sama sekali tak tahu.

[Baca: Ridho Rhoma Diduga Sudah 2 Tahun Pakai Narkoba]

"Ya gitulah, kita semua ada lengahnya ya. Ya kami semua sebagai keluarga merasa kecolongan ya," ucap Vicky usai menjenguk Ridho di sel tahanan Polres Jakarta Barat, Senin (27/3/2017).

Ia mengatakan, sulit untuk selalu memantau setiap aktivitas dan gerak-gerik adiknya itu selama 24 jam.

[Baca: Hari Ini, Ridho Rhoma Jalani Tes Darah dan Rambut di BNN]

Menurut Vicky, itu mustahil dilakukan karena mereka masing-masing sudah dewasa serta punya kesibukan sendiri.

"Ini pelajaran bagi kami supaya tidak ada lagi anggota keluarga yang terkena jerat narkoba. Ini lah namanya manusia ada hilangnya, mungkin ini Ridho sedang khilaf gitulah ya," ujar Vicky.

Meski begitu, ia dan keluarga tak mau terlalu mengulik alasan Ridho mengonsumsi narkoba sabu dalam kunjungan mereka.

[Baca: Dikunjungi Kakak-kakaknya, Ridho Rhoma Menangis]

Vicky bersama saudara-saudaranya memilih lebih memberi dukungan dan doa ketimbang mengorek luka.

"Kami enggak ngebahas ke arah situ selama ketemu Ridho, kedatangan kami ke sini agar Ridho bisa tenang supaya kami bisa menghibur dia," kata Vicky.

Ridho ditangkap di sebuah hotel di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, atas kepemilikan dan konsumsi narkotika jenis sabu, Sabtu (25/3/2017) dini hari.

Polisi menemukan sabu seberat 0.7 gram dalam paper bag warna cokelat yang disimpan di jok depan kiri mobil Honda Civic yang ditumpangi Ridho. Selain itu, ditemukan pula alat isap jenis bong.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.