Sandy Tumiwa: Saya Baru Sadar Pakai Narkoba Itu Bikin Miskin atau Gila

Kompas.com - 03/10/2019, 18:59 WIB
Sandy Tumiwa didampingi ibunya Amalia Nurshanti di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kawasan Gunung Sahari, Kamis (3/10/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIASandy Tumiwa didampingi ibunya Amalia Nurshanti di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kawasan Gunung Sahari, Kamis (3/10/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis sinetron Sandy Tumiwa mengaku telah menyadari kesalahannya telah mengonsumsi narkoba.

Sandy sudah merasakan akibatnya. Ia kini mendekam di tahanan dan menjalani proses persidangan.

"Saya baru sadar memakai yang namanya narkoba itu akan membuat kita menjadi miskin atau gila," ucap Sandy sesaat sebelum menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kawasan Gunung Sahari, Kamis (3/10/2019).

Ia pun siap menerima apa pun putusan hakim atas kasus hukum yang menyandungnya itu.

"Saya ikhlas saja (putusan hakim)," ujarnya.

Sandy pun berjanji akan menjadi pribadi yang lebih baik. Ia merasa harus lebih banyak mendekatkan diri pada agama.

"Tapi kan dengan kita sadar. Ibadah itu membuat kesadaran saya. Apalagi kata seorang ibu. Keluarga saya, anak-anak saya. Saya pengin hidup normal lagi. Menjadi normal, ingin berkerja," ucapnya.

Sementara, ibunda Sandy Amalia Nurshanty beranggapan anaknya tak pantas untuk menjalani hukuman penjara atas jerat kasus penyalahgunaan narkoba.

"Sandy itu enggak pantas dihukum. Pantasnya direhabilitasi," timpal Amalia.

Sebelumnya diberitakan, Sandy ditangkap aparat Polsek Metro Menteng di Hotel The Grove, Jakarta Selatan pada pukul 02.30 WIB pada 1 Maret 2019 lalu.

Baca juga: Jalani Sidang Putusan Narkoba, Sandy Tumiwa: Ikhlas dan Tawakal

Dari hasil pemeriksaan Sandy memiliki 0,24 gram sabu, bong, dan aluminium foil yang digunakan sebagai alat isap sabu.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X