Setiap Pembeli Tiket Java Jazz Festival 2019 Otomatis Terproteksi Asuransi

Kompas.com - 27/02/2019, 22:50 WIB
Pihak penyelenggara Java Jazz Festival bersama para stake holder dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPihak penyelenggara Java Jazz Festival bersama para stake holder dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap pembelian tiket konser Java Jazz Festival 2019 secara otomatis terproteksi dengan asuransi kecelakaan yang memberikan perlindungan kepada pengunjung selama tiga hari dengan uang pertanggungan sebesar Rp 50 juta jika terjadi risiko kematian karena kecelakaan selama acara berlangsung.

"Kehadiran Avrist sebagai official insurance partner semakin menguatkan komitmen kami untuk memberikan perlindungan jiwa kepada setiap masyarakat agar mereka dapat merasa aman dan nyaman saat menikmati konser musik favorit," kata Director Avrist Assurance Anna Leonita dalam siaran pers Rabu (27/2/2019).

Tidak hanya memberikan asuransi, Avrist juga sigap menyediakan fasilitas kesehatan terpadu di titik-titik strategis di area Java Jazz Festival 2019, seperti tim medis, dokter jaga, dan tenaga kerja kesehatan ahli, guna melayani kebutuhan medis seluruh pihak selama acara berlangsung.

Baca juga: Untuk ke-15 Kali Ron King Big Band Tampil di Java Jazz Festival

"Kami sangat antusias mendukung masyarakat mengejar passion-nya dalam musik, dan kami berharap kehadiran Avrist di Java Jazz Festival dapat menjadi salah satu wadah yang baik dalam memperkenalkan manfaat asuransi kepada masyarakat luas," kata Head of Corporate Marketing Communications Avrist Assurance Ernest Febrianto.

Mengusung tema #BeSafeAndSound, Avrist mengajak pengunjung untuk bebas mengekspresikan kecintaan terhadap musik Jazz tanpa beban rasa khawatir karena telah terproteksi asuransi selama acara berlangsung.

Tidak hanya itu saja, Avrist turut memeriahkan acara dengan mengadakan serangkaian kegiatan interaktif seru di Avrist Corner bertajuk Safe and Sound Corner dan zona khusus Avrist Stage.

Baca juga: Penyelenggara Pastikan Java Jazz Festival 2019 Bersih dari Nuansa Politis

Berlokasi di JIEXPO Kemayoran, Avrist Corner dirancang untuk menjadi destinasi para pengunjung Java Jazz Festival untuk melepas rasa lelah secara santai sembari menikmati rangkaian hiburan dan fasilitas yang disediakan.

Para pengunjung dapat berkaraoke, berfoto di Instagrammable spots, charge gawai sembari duduk manis menikmati hidangan cemilan ringan.

Setiap harinya, Avrist bagi-bagi 300 concert survival kits berisikan jas hujan, kipas, tisu, waterproof phone casing, hand sanitizer, botol air minum, selama tiga hari, hanya kepada 300 pengunjung pertama yang hadir ke Avrist Safe and Sound Corner.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X