Diserahkan ke Kejari Jaksel, Jennifer Dunn Hadir dengan Wajah Dirias

Kompas.com - 15/03/2018, 13:17 WIB
Jennifer Dunn menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diserahkan oleh pihak Polda Metro Jaya ke pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/3/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJennifer Dunn menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diserahkan oleh pihak Polda Metro Jaya ke pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Jennifer Dunn (28) hadir dengan wajah dirias ketika ia akan diserahkan oleh pihak Ditres Narkoba Polda Metro Jaya ke pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel), Kamis (15/3/2018).

Jennifer diserahkan bersama barang bukti karena berkas perkara dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya telah dinyatakan lengkap atau P21.

Baca juga: Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan, Jennifer Dunn Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Berbaju tahanan oranye di luar kemeja garis-garis hitam putihnya, Jennifer Dunn berjalan keluar dari gedung Ditres Narkoba Polda Metro Jaya. Kepalanya terus menunduk, tetapi rias wajahnya tetap terlihat.

Kedua pipinya disapu blush on merah muda. Untuk bibirnya ia memakai lipstik warna nude. ia juga memakai bulu mata palsu nan lentik dan kedua alisnya tampak tebal dan hitam.

Baca juga: Dua Bulan di Tahanan, Berat Badan Jennifer Dunn Berkurang

Jennifer Dunn bungkam ketika dibanjiri pertanyaan oleh media.

Selama Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, memberi penjelasan di depannya, Jennifer tak pernah mendongak.

"Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sudah menyerahkan surat pemberitahuan bahwa kasus penyalahgunaan narkotika dengan tersangka Jennifer Dunn dinyatakan lengkap," ucap Argo.

"Jadi, dengan dinyatakan lengkap oleh JPU (jaksa penuntut umum), maka hari ini kami akan menyerahkan tersangka dan barang bukti, ada handphone dan pipet, ke Kejari Jaksel," sambungnya.

Baca juga: Jennifer Dunn Masih Sempat Rias Wajah meski Tangannya Terborgol

Setelah itu, Jennifer berjalan menuju mobil tahanan yang sudah menantinya di halaman gedung Ditres Narkoba Polda Metro Jaya. Ia didampingi beberapa penyidik yang akan mengantarnya ke Kejari Jaksel.

Jennifer Dunn ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya di kediamannya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/12/2017) kira-kira pukul 17.30 WIB. Ia diduga telah melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kasus itu bukanlah yang pertama bagi Jennifer. Pada 2005, ia ditangkap karena kedapatan mengonsumsi ganja. Lalu, empat tahun kemudian, polisi menciduk Jennifer karena dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X